01
Habit Builder
Tentukan habit, atur frekuensinya, dan lihat konsistensimu tumbuh lewat heatmap dan streak.
Satu sistem untuk
5 modul harian
XP · Streak · Level
Tampilan antarmuka adalah pratinjau produk, bukan statistik pengguna.
Tiga modul inti yang menemani hari-harimu — semuanya terhubung ke XP, streak, dan level yang sama.
Untuk kamu yang ingin konsisten setiap hari.
Untuk kamu yang ingin rencana mingguan rapi.
Untuk kamu yang ingin target besar tercapai.
Terus bergerak sampai kamu menemukan polamu sendiri.
Masalahnya
Habit dicatat di satu aplikasi. Tugas di aplikasi lain. Goals cuma di kepala, dan catatan keuangan entah di mana. Setiap sistem jalan sendiri-sendiri.
Hasilnya: kamu sibuk, tapi tidak pernah benar-benar tahu apakah hidupmu bergerak.
SIGMADE menyatukan semuanya ke satu sistem visual: setiap habit yang selesai, setiap tugas yang dicoret, setiap milestone yang tercapai jadi progres yang bisa kamu lihat.
Sebelum
5 aplikasi terpisah
Data tersebar, progres tak terbaca.
Sesudah
1 sistem
Habit, tugas, goals, uang di satu tempat.
Efeknya
Progres terlihat
XP, streak, level, dan ranking nyata.
Papan progres
01
Tentukan habit, atur frekuensinya, dan lihat konsistensimu tumbuh lewat heatmap dan streak.
02
Setiap Senin kamu tahu persis apa yang harus dikerjakan. Maksimal 3 fokus, sisanya menyusul.
03
Prioritas, kategori, dan deadline. Kamu tahu mana yang harus duluan, mana yang bisa ditunda.
04
Pecah target besar jadi milestone realistis. Progresnya terhitung otomatis.
05
XP dari aktivitas nyata menentukan posisimu — mingguan, bulanan, dan sepanjang masa.
Skor hari ini
5 dari 8 selesai. 3 lagi untuk 100%.
Habit hari ini
Task hari ini
Pratinjau antarmuka. Angka di atas contoh tampilan, bukan data pengguna nyata.
Testimoni
Mahasiswa, first jobber, freelancer, sampai atlet kampus. Bedanya bukan niat — tapi sistem yang bikin progres kelihatan tiap hari.
Rara, 21
Mahasiswa Ilmu Komunikasi
“Dulu to-do list-ku cuma di notes dan hilang tiap minggu. Di sini habit-ku kelihatan grafiknya, jadi malu sendiri kalau bolong.”
Streak 47 hari
Dimas, 23
First jobber, agency digital
“Weekly plan-nya cuma maksimal 3 fokus. Justru itu yang bikin gue akhirnya beneran nyelesain kerjaan, bukan cuma nge-list doang.”
Tugas selesai naik 2x
Nabila, 20
Content creator
“XP-nya adiktif tapi sehat. Aku upload konsisten karena pengen level naik, bukan karena dikejar deadline klien.”
Level 12 dalam 2 bulan
Fajar, 22
Mahasiswa Teknik
“Goal 'lulus tepat waktu' aku pecah jadi milestone per mata kuliah. Progress bar-nya jalan sendiri tiap milestone dicentang.”
IPK naik 0,4
Sasa, 19
Mahasiswa baru
“Aku tipe yang gampang burnout. Karena targetnya kecil tapi harian, akhirnya jalan terus tanpa ngerasa dipaksa.”
3 habit stabil
Rio, 24
Freelance designer
“Money tracker-nya nyatu sama habit. Jadi kelihatan jelas: hari-hari kacau itu selalu hari boros juga.”
Nabung 3 juta
Intan, 25
Marketing associate
“Yang bikin beda itu leaderboard. Ngeliat teman kantor naik level bikin aku nggak mau skip pagi.”
Top 100 mingguan
Bagas, 21
Atlet kampus
“Latihan, tidur, dan makan aku tandain semua. Sebulan kemudian polanya kebaca banget dari heatmap-nya.”
Streak 30 hari
Melly, 22
Mahasiswa akhir
“Skripsi awalnya bikin lumpuh. Setelah dipecah jadi 14 milestone, tiap hari cuma ngerjain satu bagian kecil.”
Bab 1–3 kelar 6 minggu
Yoga, 26
Software engineer
“UI-nya cepat dan nggak berisik. Buka aplikasi, centang, tutup. Nggak perlu 10 menit setup ritual.”
Rutin 4 bulan
Rara, 21
Mahasiswa Ilmu Komunikasi
“Dulu to-do list-ku cuma di notes dan hilang tiap minggu. Di sini habit-ku kelihatan grafiknya, jadi malu sendiri kalau bolong.”
Streak 47 hari
Dimas, 23
First jobber, agency digital
“Weekly plan-nya cuma maksimal 3 fokus. Justru itu yang bikin gue akhirnya beneran nyelesain kerjaan, bukan cuma nge-list doang.”
Tugas selesai naik 2x
Nabila, 20
Content creator
“XP-nya adiktif tapi sehat. Aku upload konsisten karena pengen level naik, bukan karena dikejar deadline klien.”
Level 12 dalam 2 bulan
Fajar, 22
Mahasiswa Teknik
“Goal 'lulus tepat waktu' aku pecah jadi milestone per mata kuliah. Progress bar-nya jalan sendiri tiap milestone dicentang.”
IPK naik 0,4
Sasa, 19
Mahasiswa baru
“Aku tipe yang gampang burnout. Karena targetnya kecil tapi harian, akhirnya jalan terus tanpa ngerasa dipaksa.”
3 habit stabil
Rio, 24
Freelance designer
“Money tracker-nya nyatu sama habit. Jadi kelihatan jelas: hari-hari kacau itu selalu hari boros juga.”
Nabung 3 juta
Intan, 25
Marketing associate
“Yang bikin beda itu leaderboard. Ngeliat teman kantor naik level bikin aku nggak mau skip pagi.”
Top 100 mingguan
Bagas, 21
Atlet kampus
“Latihan, tidur, dan makan aku tandain semua. Sebulan kemudian polanya kebaca banget dari heatmap-nya.”
Streak 30 hari
Melly, 22
Mahasiswa akhir
“Skripsi awalnya bikin lumpuh. Setelah dipecah jadi 14 milestone, tiap hari cuma ngerjain satu bagian kecil.”
Bab 1–3 kelar 6 minggu
Yoga, 26
Software engineer
“UI-nya cepat dan nggak berisik. Buka aplikasi, centang, tutup. Nggak perlu 10 menit setup ritual.”
Rutin 4 bulan
Kirana, 20
Mahasiswa kedokteran
“Jadwal kuliahku berantakan, tapi rencana mingguannya fleksibel. Tugas bisa digeser tanpa kehilangan progres.”
0 deadline kelewat
Arfan, 23
Barista + kuliah
“Sambil kerja shift, aku butuh sesuatu yang muat di HP. Dipasang jadi aplikasi di homescreen, langsung kepakai tiap hari.”
Habit pagi 21 hari
Vina, 24
HR generalist
“Aku suka bagian pencapaiannya. Badge-nya kecil tapi ngasih dopamin yang cukup buat balik lagi besok.”
9 badge terbuka
Tegar, 19
Siswa kelas 12
“Belajar 45 menit tiap malam jadi habit. Yang tadinya niat doang sekarang keliatan angkanya.”
Streak 63 hari
Puti, 22
Mahasiswa desain
“Tampilannya bikin betah. Jarang ada tracker yang enak dilihat sekaligus beneran kepakai.”
Portofolio 12 karya
Aldi, 27
Founder UMKM
“Aku pakai buat misahin target pribadi dan bisnis. Satu dashboard, dua area, nggak tabrakan.”
Omzet naik konsisten
Sherly, 21
Volunteer organisasi
“Notifikasi dan XP hariannya pas: cukup buat ngingetin, nggak sampai bikin cemas.”
Streak 28 hari
Bima, 25
Video editor
“Deadline klien aku masukin sebagai tugas prioritas tinggi. Sekarang urutan kerja tiap pagi udah jelas.”
Revisi turun drastis
Lala, 20
Mahasiswa psikologi
“Yang bikin bertahan bukan motivasi, tapi karena bolong satu hari kelihatan banget di grid-nya.”
Streak terbaik 52 hari
Hafiz, 23
Data analyst
“Sebagai orang angka, aku butuh bukti. XP, level, dan tren mingguan itu bukti yang cukup buat lanjut.”
Level 18
Kirana, 20
Mahasiswa kedokteran
“Jadwal kuliahku berantakan, tapi rencana mingguannya fleksibel. Tugas bisa digeser tanpa kehilangan progres.”
0 deadline kelewat
Arfan, 23
Barista + kuliah
“Sambil kerja shift, aku butuh sesuatu yang muat di HP. Dipasang jadi aplikasi di homescreen, langsung kepakai tiap hari.”
Habit pagi 21 hari
Vina, 24
HR generalist
“Aku suka bagian pencapaiannya. Badge-nya kecil tapi ngasih dopamin yang cukup buat balik lagi besok.”
9 badge terbuka
Tegar, 19
Siswa kelas 12
“Belajar 45 menit tiap malam jadi habit. Yang tadinya niat doang sekarang keliatan angkanya.”
Streak 63 hari
Puti, 22
Mahasiswa desain
“Tampilannya bikin betah. Jarang ada tracker yang enak dilihat sekaligus beneran kepakai.”
Portofolio 12 karya
Aldi, 27
Founder UMKM
“Aku pakai buat misahin target pribadi dan bisnis. Satu dashboard, dua area, nggak tabrakan.”
Omzet naik konsisten
Sherly, 21
Volunteer organisasi
“Notifikasi dan XP hariannya pas: cukup buat ngingetin, nggak sampai bikin cemas.”
Streak 28 hari
Bima, 25
Video editor
“Deadline klien aku masukin sebagai tugas prioritas tinggi. Sekarang urutan kerja tiap pagi udah jelas.”
Revisi turun drastis
Lala, 20
Mahasiswa psikologi
“Yang bikin bertahan bukan motivasi, tapi karena bolong satu hari kelihatan banget di grid-nya.”
Streak terbaik 52 hari
Hafiz, 23
Data analyst
“Sebagai orang angka, aku butuh bukti. XP, level, dan tren mingguan itu bukti yang cukup buat lanjut.”
Level 18
Testimoni di atas adalah ilustrasi persona pengguna untuk menggambarkan cara pakai produk, bukan klaim statistik hasil nyata.
Harga
Tidak ada fitur yang dikunci di paket termurah. Kamu hanya memilih berapa lama aksesmu berjalan.
Harga promo sedang aktif untuk sesi ini
Berakhir dalamPromo diperbarui otomatis setiap 30 menit.
Rp48.000
Rp120.000
Hemat Rp72.000 (60%)
Coba sistemnya dulu selama sebulan penuh.
Pilih paket iniRp75.000
Rp240.000 · setara Rp37.500/bulan
Hemat Rp165.000 (69%)
Cukup untuk membentuk habit yang benar-benar nempel.
Pilih paket iniRp120.000
Rp1.440.000 · setara Rp10.000/bulan
Hemat Rp1.320.000 (92%)
Satu tahun progres yang bisa kamu lihat dari bulan ke bulan.
Pilih paket iniAkses bersifat prabayar sesuai durasi paket, bukan penagihan otomatis. Tanggal berakhir selalu terlihat di halaman langganan.
Bangun kebiasaan. Lihat progres. Naik level.